Demi apa? Diam, tak ada jawaban yang menyejukkan
Lorong waktu ini terlalu gelap untukku singgahi dan terus melangkah,
Penuh duri yang siap melukai
Aku gila sendirian!
Pikirku melayang menjemput tangisan
Kerlap dunia tak lagi kuhiraukan
Aku hanya ingin hilang ingatan!
Jiwa ragaku sakit berbenturan! Sebenarnya apa Yang Kau inginkan, Tuhan?!!
Aku telah berusaha sekuat Yang Kau beri!
Aku hanya bisa berteriak dalam hati, terisak di lembah sunyi! Aku benci! Aku benci diriku sendiri!
Blog yang tidak penting. Judulnya saja malei, apalagi isinya. Semua yang ada di pikiran, saya tuangkan. Tulisan seperti panggilan kejiwaan. Tertoreh njlimet ngasi mumet. Blog ini saya buat untuk media belajar apapun bidangnya kecuali Matematika (sering gapake logika haha). Apapun itu tulisan saya, insyaAllah ada pelajaran di dalamnya. Apabila ada kesamaan dalam hal apapun itu, saya pribadi mohon maaf sekali. Dan akhirnya, ayo nge-blog kawan. Semoga bermanfaat. Aamiin ~
Minggu, 27 November 2016
Apa?
Kamis, 10 November 2016
Terasing
Sebenarnya bukan itu yg kita tuju
Juga bukan itu harapannya
Aku dan kau mulai lelah dengan sandiwara dan berharap semua punah jangan ada yg tersisa.
Sudah tentu gelombang menerjang badaipun berkunjung datang, terus saja ribut tak bertepi di sebuah lorong gelap butuh gemerlap.
Tak ayal hanya ada suara berbisik lirih, terus berbisik di antara dua berbeda, samar namun tau kau sedang apa, mengapa terus saja bergumam tak karuan. Hidup ini rumit, ada tanda hitam yg tak nampak oleh insan. Jaring laba-laba di tembok ratan putih mulai sirna, hilang entah termakan usia atau menuju juruwaktu. Semua tak jelas dan makin tergilas! Akhirnya aku benci diriku sendiri.
---------------------------
Oh ye #selamatharipahlawan
Yg sedang menanti pahlawan mana suaranya :D eit, jangan baper@!
Life is beautiful.... katanya sih! 😃