Aku tau aku adalah yang terdalam
Aku tau aku adalah yang terluar
Tanpa kau berkata-kata padakupun, aku tau apapun di balik sorot mata serta senyum palsumu
Aku adalah aku yang menebar rasa rindu dan bencimu
Aku adalah aku yang tak kuasa untuk terus mencarimu, meski kutemukan dirimu dan membuat remuk hatiku aku pasti tak pernah berhenti mencari.
Aku bukan saja kehilanganmu, namun aku kehilangan semua yang ada pada diriku
Aku menjadi salah tingkah, tak tau arah, apalagi resah dan gundah masih saja betah
Apa ini bernama "karma" ? Hidupku tak lagi nyaman. Haruskah kejujuran berbuah ketidaknyamanan? Sampai kapan Tuhan?
Jika Kau ingin remukkan hatiku silakan! Bahkan aku sudah mempersiapkan jauh hari sebelum kukatakan kebenaran!
Aku siap! Dan selalu siap menerima apapun Yang Kau putuskan! Ah aku lelah benar2 lelah untuk memikirkan. Tapi, kenapa takmau berhenti? Seolah-olah otakku hanya tertuju pada pada pada masalah duniawi. Sudah menghamba kah aku Tuhan pada keduniawian? Ampuni aku. Bahkan aku tak mampu tunjukkan kebenaran pada diriku. Senjamu pasti, akan segera berlalu bersama rindu dan benci. Dan aku disini hanya bersaksi, bahwa aku pernah memiliki.
Blog yang tidak penting. Judulnya saja malei, apalagi isinya. Semua yang ada di pikiran, saya tuangkan. Tulisan seperti panggilan kejiwaan. Tertoreh njlimet ngasi mumet. Blog ini saya buat untuk media belajar apapun bidangnya kecuali Matematika (sering gapake logika haha). Apapun itu tulisan saya, insyaAllah ada pelajaran di dalamnya. Apabila ada kesamaan dalam hal apapun itu, saya pribadi mohon maaf sekali. Dan akhirnya, ayo nge-blog kawan. Semoga bermanfaat. Aamiin ~
Kamis, 19 Januari 2017
Senja di Januari
Minggu, 15 Januari 2017
Masih
Januari ini memang masih tentang kamu
Seberapa jauh ragaku berlari menjauhimu
Batin ini berteriak hebat untuk mendekatimu
Tak peduli bahkan takmau tau kebenaran yg telah nyata
Kau sudah mengubah semua dan aku takmau menjadi diriku
Sungguh memalukan namun tak pernah tau malu.
Rinduku masih tetap sama, i miss you bunch
Entahlah, ingin rasanya kuteriak di depanmu melumpuhkan keangkuhanmu serta egomu
Kau menjadi sedingin salju di musim es
Kau pasti akan bilang aku yang membuatmu menjadi seperti itu? Tidak kekasih, aku hanya menjalankan skenario Tuhanmu.
Pergilah! Kembalilah!
Begitu terus sampai meledak fikir dan batinku.
Senin, 09 Januari 2017
Rabu, 04 Januari 2017
Oh..
I think I'm losing my mind now...
Its in my head, darling I hope
That you'ill be here, when I need you the most!
Minggu, 01 Januari 2017
Selamat 2017
Selamat tahun baru semuanya, semoga tahun ini lebih baik dari tahun2 sebelumnya.
1st time without you at the new years night, but I really hope you're better than yesterday... I miss you bunch!
Sabtu, 24 Desember 2016
Sebuah Usaha Melupakan
Catatan seseorang yang tak pernah tau arah, melawan arus yang kadang sesekali lelah, tapi... terus ia lewati entah sampai kapankah nanti.
Dermaga hanya ilusi yang membatu, tak pernah menjadi nyata sejak ia suka mengkhayalkannya.
Arus ini terlalu deras untuk ia selami sendiri, sunyi dan sunyi selalu menghampiri.
Kau, menyayangi ilusiku sedang aku menyayangi nyatamu!
Tuhan sungguh Maha Asyik, masuk celah mana dan keluar dengan celah mana.
Rindu ini kau mungkin bisa bilang palsu, karena aku bukan asli kepalsuan itu
Terserah langkahmu, aku hanya butuh waktu untuk melepasmu sebagai tawanan nyataku.
Aku hancur dengan kiblat tak terarahku, kepingan itu biarkan tergilas dan jadi abu
Biarkan angin membawanya pergi dan menjadikannya hujan untuk tanaman
Aku enggan melupakan, aku enggan untuk berteman. Aku kan memilih berada di antara 2 pilihan,
bukan neraka ataupun surga
Bukan kesulitan ataupun kemudahan,
Bukan kesedihan ataupun kesenangan,
Tapi dengan sebutan "sebuah usaha melupakan. . ."
Ya, aku hanya harus melupakan dan terus berjalan untuk temukan jalanku sendiri.