Mimpi adalah sesuatu yang umum terjadi ketika kita sedang tidur. Para ilmuwan menyebutkan bahwa mimpi adalah gambaran masa lalu atau masa depan yang mungkin pernah terjadi atau yang akan terjadi pada hidup kita. Menurut Islam sendiri mimpi adalah kegiatan di alam bawah sadar ketika tidur dan seringkali dikaitkan dengan doa. Maka jangan lupa berdoa dulu ya sebelum tidur, siapa yang gak suka mimpi indah? #lol
Mimpi seringkali dibarengi dengan perasaan dan pikiran kita. Jika kita sedang memikirkan seseorang misalnya, maka banyak kemungkinan seseorang itu akan hadir di mimpi kita. Selain itu mimpi bagi sebagian orang adalah kabur, tidak jelas ia harus menceritakan yang bagaimana. Tapi sebagian lagi, mereka hafal bagaimana ia mimpi mulai darimana berakhir dimana, dan itu adalah saya.
Mimpi runtut sering saya alami, seperti saya benar-benar melakukan itu dan membawa suasana yang benar-benar nyata. Namun, ketika saya mencoba untuk bangun begitulah mimpi itu segera berakhir pasti pada saat saya mendengar sayup-sayup adzan subuh.
Bagaimana rasanya menjadi saya? Benar-benar tidak nyaman. Di satu sisi di waktu lain, mimpi bagi saya adalah "ah sudahlah, mimpi itu cuma bunga tidur. Jangan percaya pertanda lewat mimpi"! Tapi ketika sesuatu terjadi pada hidup saya, saya kembali mengingat "oh ternyata tandanya itu lewat mimpi yang kemarin"! Semua itu selalu terjadi dan tak bisa untuk bilang tidak! Sudah tak terhitung kejadian yang saya alami yang selalu terkait dengan mimpi kemarin saya.
Saya tidak pernah tidur dengan tidak bermimpi. Saya selalu, pasti mimpi itu terjadi seakan-akan saya tidak tidur. Ibu saya adalah beliau yang selalu bilang bahwa setiap malam saya bicara sendiri, seperti tertawa sebentar mengigau dan selama itu tidak berteriak-teriak it's fine beliau memilih membiarkan saya dan tidak membangunkan saya.
Pernahkah saya mengalami stress berat setelah mimpi buruk? Selalu. Inilah yang membuat saya tidak nyaman dan selalu merasa khawatir. Jika yang saya impikan adalah masa lalu okelah itu hanya masa lalu, kamu mikir masa lalu? Namun jika berhubungan dengan teka-teki jangan tanya betapa stressnya saya! Dan semua itu akan terjawab setelah terjadi di kehidupan nyata, bisa dibilang mimpiku adalah pasti terjadi.
Tuhan, aku bahkan tidak tau ini suatu kelebihan atau semacam kelainan padaku. Tidak dapat tidur dengan tidak bermimpi, jika saya dapat tidur nyenyak itu berarti saya sedang mimpi indah. Dan begitupun sebaliknya. Apa saya memang benar-benar butuh seorang psikiater, juru mimpi, atau apa? Tanya Mbah Google! Dibuat simpel. XD
Blog yang tidak penting. Judulnya saja malei, apalagi isinya. Semua yang ada di pikiran, saya tuangkan. Tulisan seperti panggilan kejiwaan. Tertoreh njlimet ngasi mumet. Blog ini saya buat untuk media belajar apapun bidangnya kecuali Matematika (sering gapake logika haha). Apapun itu tulisan saya, insyaAllah ada pelajaran di dalamnya. Apabila ada kesamaan dalam hal apapun itu, saya pribadi mohon maaf sekali. Dan akhirnya, ayo nge-blog kawan. Semoga bermanfaat. Aamiin ~
Selasa, 29 November 2016
Antara Mimpi dan yang Terjadi
Sabtu, 26 November 2016
Bila Waktu...
Bude, aku datang berkunjung ke rumahmu...
bersama adik, anak dan cucumu. Aku masih lupa-lupa ingat tentangmu, kau adalah anaknya simbah yang dilebihkan! Sudah cantik, kaya pula.
Sebenarnya hari ini aku berencana pergi kerumah temenku, tapi anaknya bude mengajakku untuk ziarah. Tak bisa kutolak, walaupun aku ini orangnya penakut akhirnya berangkatlah ke makam!
Aku bersama ibu dan ponakanku bersama anaknya bude. Sepi, namanya kuburan! Ku pelankan langkahku, kuucapkan salam untuk semua penduduknya. Mataku tidak lepas dari namanya nisan-nisan yang sedikit berantakan. Kucari nisan yang bertuliskan nama budeku, "lho kok masih ada namanya?", ternyata nisannya diganti baru!
Setelah selesai tabur bunga dan berdoa untuk bude, si ponakan yang demen banget foto minta difotoin di deket makam mbahnya! Ada rasa tidak enak hati dengan penduduknya! Bagaimana mereka mengutuki kelakuan kami, tapi percayalah niat kami baik! Semua ini untuk mengingat kematian yang sebentar lagi kamipun akan menyusul kalian! Teriakku dalam hati.
Ponakanku hobi sekali menakut-nakuti, saat kaki ini melangkah menghindari supaya tidak menginjak-injak tengahnya nisan. Bilang ada tengkoraklah, kain kafan keluar dikitlah, ampunn!!! Setelah ke makam bude beberapa langkah lagi kami ke makam 4 orang lagi. Yaitu kedua simbahku dan bude yang baru bulan April kemarin meninggal serta suaminya di sebelah makamnya. Aku dibuat bingung dengan anaknya bude, acara apa kok tiba-tiba ziarah ke makam beberapa kerabat.
Aku belum menemukan jawabannya! Ibuku aku tanya cuma jawab kalau hari ini naasnya bude, lha tapi kok ke simbah juga? Jawabnya ibuku simpel, "sisan mampir"!
Benar buk, mampir ! Bahkan sekarang kita semua ini cuma mampir ngombe.
Aku berpesan pada diriku sendiri "hari ini yang tanpa rencana, tanpa kamu tau, kamu tiba-tiba mengunjungi budemu yang sudah mati! Lalu berpikirlah! Walau seribu kali kamu berpikir tapi kamu belum menemukan jawabannya, tetaplah berfikir untuk menemukannya! Ada banyak pelajaran untuk mereka yang berakal, untuk mereka yang mau berfikir! "Kamu hari ini mengunjungi budemu, kamupun kelak juga akan dikunjungi oleh keluargamu oleh kerabat dekatmu! Lalu kenapa kamu masih menyombongkan diri menuruti diri, egomu yang tak pernah berhenti untuk mengerti bahwa hidupmu di dunia ini sebentar! Berhentilah dari angan-angan setan yang menyesatkan! Kau tidak tau kapan kau akan meninggalkan kenyataan! Kau tidak pernah diberitau! Kau ini cuma tanah! Yang akhirnya dinjak-injak! Masihkah berfikir tentang harga diri? ", mashaallah ampuni aku. Aku sudah terlalu jauh mengartikan sebuah kata harga diri. Yang sebenarnya adalah yang harus aku cari di hadapanMu bukan di hadapan para makhlukMu! Terimakasih untuk hari ini telah memberi kesempatan sowan ke kuburan. Semoga kami semua selalu dalam naungan rahmatMu dan menjadi hamba yang selalu mengingat kematian serta tidak lalai untuk menuju jalan lurusMu.aamiin
Selasa, 15 November 2016
Di Balik Awan ada Kehidupan
Genggam tanganku ini
Dan rasakan yang kuderita
Semua yang kuinginkan menjauh dari kehidupan
Apa yang kuberikan tak pernah jadi kehidupan... Peterpan~di balik awan
Ada yang tau maknanya apa? Ternyata mengisahkan kehidupan seseorang setelah mati. Seseorang yang telah mati ternyata masih dapat melihat dunia mereka yang masih hidup. Maka benar jika ada hadits yang menyatakan bahwa pada malam Jum'at kita diwajibkan setidaknya mengirim Al-fatihah pada saudara yang telah mati. Maha Benar Allah dengan segala firmanNya, bahwa putuslah segala amal seseorang setelah dia mati kecuali 3 perkara: 1. Ilmu yang bermanfaat, 2. Amal jariyah, dan 3. Anak sholeh yang mendoakan si mati.
Pertanyaan saya jatuh pada nomor 3, "jika seseorang mati sebelum punya anak bagaimana cak?" Ternyata yang dimaksud anak sholeh itu bukan hanya anaknya si mayit. Tapi mereka yang mau mendoakan si mayit, entah itu masih ada hubungan darah ataupun tidak, mereka yang mau mendoakan si mayit layak disebut sholeh. Nah makanya ada acara tahlilan, kirim doa bagi si mayit.
Semua manusia yang telah mati berhak atas ketiga amalan tersebut. Jangan tanya kalau masih bayi terus mati? Kan bayi juga manusia? bayi itu masih suci. Dia belum mengerjakan amalan apapun. Ketiga amalan yang tidak putus yang dimaksud di atas itu untuk mereka yang sudah baligh, tau baligh? Yang sering ceramah di masjid. Itu mubaligh bro! :D
Baligh itu dewasa, tau mana yang benar mana yang salah. "Anda disini sudah baligh kah? Alhamdulillah kalau sudah, jika anda mati nanti anda sudah berhak dengan ke-3 amalan itu", seng jomblo rasah kadohan mikir anak ~ rabi wae durung! :D
jawab caknun polos sambil nyekikik.