Bude, aku datang berkunjung ke rumahmu...
bersama adik, anak dan cucumu. Aku masih lupa-lupa ingat tentangmu, kau adalah anaknya simbah yang dilebihkan! Sudah cantik, kaya pula.
Sebenarnya hari ini aku berencana pergi kerumah temenku, tapi anaknya bude mengajakku untuk ziarah. Tak bisa kutolak, walaupun aku ini orangnya penakut akhirnya berangkatlah ke makam!
Aku bersama ibu dan ponakanku bersama anaknya bude. Sepi, namanya kuburan! Ku pelankan langkahku, kuucapkan salam untuk semua penduduknya. Mataku tidak lepas dari namanya nisan-nisan yang sedikit berantakan. Kucari nisan yang bertuliskan nama budeku, "lho kok masih ada namanya?", ternyata nisannya diganti baru!
Setelah selesai tabur bunga dan berdoa untuk bude, si ponakan yang demen banget foto minta difotoin di deket makam mbahnya! Ada rasa tidak enak hati dengan penduduknya! Bagaimana mereka mengutuki kelakuan kami, tapi percayalah niat kami baik! Semua ini untuk mengingat kematian yang sebentar lagi kamipun akan menyusul kalian! Teriakku dalam hati.
Ponakanku hobi sekali menakut-nakuti, saat kaki ini melangkah menghindari supaya tidak menginjak-injak tengahnya nisan. Bilang ada tengkoraklah, kain kafan keluar dikitlah, ampunn!!! Setelah ke makam bude beberapa langkah lagi kami ke makam 4 orang lagi. Yaitu kedua simbahku dan bude yang baru bulan April kemarin meninggal serta suaminya di sebelah makamnya. Aku dibuat bingung dengan anaknya bude, acara apa kok tiba-tiba ziarah ke makam beberapa kerabat.
Aku belum menemukan jawabannya! Ibuku aku tanya cuma jawab kalau hari ini naasnya bude, lha tapi kok ke simbah juga? Jawabnya ibuku simpel, "sisan mampir"!
Benar buk, mampir ! Bahkan sekarang kita semua ini cuma mampir ngombe.
Aku berpesan pada diriku sendiri "hari ini yang tanpa rencana, tanpa kamu tau, kamu tiba-tiba mengunjungi budemu yang sudah mati! Lalu berpikirlah! Walau seribu kali kamu berpikir tapi kamu belum menemukan jawabannya, tetaplah berfikir untuk menemukannya! Ada banyak pelajaran untuk mereka yang berakal, untuk mereka yang mau berfikir! "Kamu hari ini mengunjungi budemu, kamupun kelak juga akan dikunjungi oleh keluargamu oleh kerabat dekatmu! Lalu kenapa kamu masih menyombongkan diri menuruti diri, egomu yang tak pernah berhenti untuk mengerti bahwa hidupmu di dunia ini sebentar! Berhentilah dari angan-angan setan yang menyesatkan! Kau tidak tau kapan kau akan meninggalkan kenyataan! Kau tidak pernah diberitau! Kau ini cuma tanah! Yang akhirnya dinjak-injak! Masihkah berfikir tentang harga diri? ", mashaallah ampuni aku. Aku sudah terlalu jauh mengartikan sebuah kata harga diri. Yang sebenarnya adalah yang harus aku cari di hadapanMu bukan di hadapan para makhlukMu! Terimakasih untuk hari ini telah memberi kesempatan sowan ke kuburan. Semoga kami semua selalu dalam naungan rahmatMu dan menjadi hamba yang selalu mengingat kematian serta tidak lalai untuk menuju jalan lurusMu.aamiin
Blog yang tidak penting. Judulnya saja malei, apalagi isinya. Semua yang ada di pikiran, saya tuangkan. Tulisan seperti panggilan kejiwaan. Tertoreh njlimet ngasi mumet. Blog ini saya buat untuk media belajar apapun bidangnya kecuali Matematika (sering gapake logika haha). Apapun itu tulisan saya, insyaAllah ada pelajaran di dalamnya. Apabila ada kesamaan dalam hal apapun itu, saya pribadi mohon maaf sekali. Dan akhirnya, ayo nge-blog kawan. Semoga bermanfaat. Aamiin ~
Sabtu, 26 November 2016
Bila Waktu...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar