Derasmu membuat insan kelabakan di jalanan
Sari-sarimu dinanti oleh tiap tumbuhan
Kau tau, waktu jatuhmu ditunggui insan beriman
Disana ada waktu siapapun berdoa, Tuhan kan kabulkan.
Hujan derasnya tak bertuan
Menembus dinding kenangan mereka yang kehujanan masa lalu
Dingin, sedingin wajahmu ...
Namun disana pula selalu terbayang, warna pelangi setelah hujan lebih indah
Seindah senyum Tuhan menyapaku untuk kembali ke jalanNya
Penuh liku, tak menentu. Ya, aku hanya ingin menujuMu... Sang pemberi hujan!
Blog yang tidak penting. Judulnya saja malei, apalagi isinya. Semua yang ada di pikiran, saya tuangkan. Tulisan seperti panggilan kejiwaan. Tertoreh njlimet ngasi mumet. Blog ini saya buat untuk media belajar apapun bidangnya kecuali Matematika (sering gapake logika haha). Apapun itu tulisan saya, insyaAllah ada pelajaran di dalamnya. Apabila ada kesamaan dalam hal apapun itu, saya pribadi mohon maaf sekali. Dan akhirnya, ayo nge-blog kawan. Semoga bermanfaat. Aamiin ~
Sabtu, 19 November 2016
Hujan...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar