Selasa, 22 November 2016

Menjadi Mahmud itu.....

Mamah  ... mamah... beli itu mah.. sambil menunjuk abang penjual balon di depan resepsi pernikahan teman saya. Suaranya ramai sekali, satu deret mamah muda lengkap dengan anak-anaknya. Saya hitung ada 5 atau 6 mamah muda, sepertinya mereka sahabatan dan janjian untuk duduk pada kursi di deretan paling belakang untuk memudahkan jika sewaktu-waktu anak mereka ingin pulang.
Menjadi mamah muda adalah impian bagi mereka wanita yang sudah benar-benar siap tentunya. Namun terlepas dari usia yang muda kematangan psikis juga perlu ya gaes, kita tau bahwa ukuran siap dan tidak siap seseorang berumah tangga tidak hanya berpedoman pada umur. Kadang umur muda dan kedewasaan seseorang menuntut ia untuk menjadi seorang mamah muda. Btw mamah muda itu adalah mereka yang sudah memiliki anak di usia muda ya gaes, jangan salah! Yang lagi pacaran manggilnya mamah dia bukan mamah muda lo ya! :D *justkid
Menurut saya menjadi mamah muda itu sebuah keharusan. Eits! Keharusan bagi mereka yang sudah siap lahir batin :D kwakz! lagi lagi masalah kesiapan nomer satu ya gaees!! Hidup sekali-menikah sekali-beranak berkalikali .... jadi pertimbangan untuk menjadi mamah muda itu emang penting. Karena beranak tidak hanya sekali! Ikut program KB lah paling tidak; makanya mamah muda sekarang lagi hitz!  Selain alasan beranak berkali-kali, ketika kita tua nanti anak kita tentunya telah dewasa. Dan kita tau ya sebagai orangtua itu gimana kawatirnya kepada si anak. Pokoknya menjadi mamah muda itu saya kira adalah pilihan yang tepat!
Hidup mahmud!(mamahmuda).

Tidak ada komentar: