Barang siapa yang menghendaki selamat dari siksa Allah, yang ingin dimasukkan dalam surgaNya, serta memperoleh pahala dan rahmat, maka seharusnya ia mencegah nafsu dari kesenangan duniawi.
"Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar". (Al-Imran:146)
Sabar ditinjau dari beberapa segi; (1)Sabar untuk selalu taat pada Allah( 2)Sabar mencegah yang dilarang Allah(3)Sabar pada pukulan pertama ketika ada bencana.
Kata Imam Junaid Al Baghdadi; "Bencana merupakan penerang bagi orang-orang bijak, gerakan kebangkitan bagi orang-orang yang mencari ridho Allah, kebajikan buat orang mukmin, dan kebinasaan bagi orang-orang yang lupa (akan DzatNya). Bukankah tak ada seorang mukminpun yang merasakan manisnya iman kecuali dia memperoleh timpahan bencana, kemudian ia ridho dan bersabar!"
Sabda Rasulullah saw.
"Barang siapa yang sakit semalam serta sabar dan ridho padaNya, maka dosa-dosanya bersih laksana baru dilahirkan oleh ibunya".
Ketika kalian sakit janganlah mengharap sembuh. Kata Dhuhak: "Barang siapa yang tidak kena musibah (kesusahan) selama 40 hari, maka ia menurut Allah tidak memperoleh kebajikan".
Melalui Mu'adz bin Jabal ra. Rasulullah saw. bersabda:
"Ketika seorang hamba mukmin memperoleh bencana, maka Dia berfirman kepada malaikat sebelah kiriNya; 'Ambilkan alat tulis untuknya'. Kemudian Dia berfirman kepada malaikat sebelah kananNya; 'Tuliskan untuk hambaKu ini suatu kebajikan yang ia lakukan.
Dia adalah Dzat Yang Maha Mengetahui. Dia berfirman:
'Seandainya Aku mematikan hambaKu ini, niscaya Aku masukkan ke surga. Dan andai Aku menyembuhkan, maka Aku wajib mengganti daging yang lebih baik melalui darah yang lebih baik daripada darah yang dulu, serta Aku melebur semua kejahatannya'.
Referensi: Imam Ghazali, "Rahasia Ketajaman Mata Hati"
Blog yang tidak penting. Judulnya saja malei, apalagi isinya. Semua yang ada di pikiran, saya tuangkan. Tulisan seperti panggilan kejiwaan. Tertoreh njlimet ngasi mumet. Blog ini saya buat untuk media belajar apapun bidangnya kecuali Matematika (sering gapake logika haha). Apapun itu tulisan saya, insyaAllah ada pelajaran di dalamnya. Apabila ada kesamaan dalam hal apapun itu, saya pribadi mohon maaf sekali. Dan akhirnya, ayo nge-blog kawan. Semoga bermanfaat. Aamiin ~
Minggu, 04 Desember 2016
Antara Sabar dan Sakit
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar