Lagi naik daunnya omtelolet, padahal itu sudah ada sejak th.2015 kemarin. Om telolet mengungkapkan kepolosan anak-anak yang nunggu di pinggir jalan dan mengisyaratkan agar pak sopir membunyikan klakson teloletnya, begitu sederhananya sebuah kebahagiaan itu. Tentunya pak sopirpun juga ikut bahagia, lhawong teloletnya selalu ditunggu oleh mereka.
Om telolet sudah mendunia, bahkan ilmu cocoklogipun sudah menafsirkan "hati2, omtelolet bisa mengakibatkan dangkalnya aqidah"! Wah lagi-lagi... kita nganggepnya cuma hiburan keles om, kenapa lagi-lagi aqidah? Bukankah semua tergantung oleh niat? Om niat om. Om hiburan om.
Om: sebuah salamnya orang Hindu
Telolet: terompetnya orang Yahudi (katanya)
Yaelah....kami butuh hiburan doang!!!
Di saat yang lainnya sibuk ngurus kasus Al-Maidah, jamaah subuh di tanggal cantiklah, itu apa itu? Bukankah seharusnya jamaah subuh itu tiap hari?! Pakek gerakan 212 nya Wiro Sableng? Dan semua topik itu sekarang berganti om telolet om, lama-lama muncul juga nih "om telolet om pengalihan kasus ahok". Duh, miris!
Sepertinya akan begitu memang; lihat saja! Om telolet om juga pastinya meramaikan th baru 2017 ya, secara tahun baru identik dengan telolet-teloletan =D udah biarin aja orang omong aqidah, bidah atau apalah, orang niatnya sekedar hiburan. Yang penting kita gak lupa sama siapa Yang udah ngasih kebahagiaan kita, Yang udah bikin kita ketemu sama demam telolet. I think It will be fine! Hidup #omteloletom !! :)
Blog yang tidak penting. Judulnya saja malei, apalagi isinya. Semua yang ada di pikiran, saya tuangkan. Tulisan seperti panggilan kejiwaan. Tertoreh njlimet ngasi mumet. Blog ini saya buat untuk media belajar apapun bidangnya kecuali Matematika (sering gapake logika haha). Apapun itu tulisan saya, insyaAllah ada pelajaran di dalamnya. Apabila ada kesamaan dalam hal apapun itu, saya pribadi mohon maaf sekali. Dan akhirnya, ayo nge-blog kawan. Semoga bermanfaat. Aamiin ~
Jumat, 23 Desember 2016
Om Telolet Om
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar